Sunday, November 6, 2016

Review : Studiomakeup - Veneer Lip Stain in Temptation


Hi! Pernah gak sih kamu keranjingan sama yang namanya lipstick dan dalam sebulan bisa membeli beberapa buah lipstick? Aku sedang mengalami fase itu. Padahal dulu rasanya beli 1 lipstick aja cukup untuk setahun. Perempuan memang gak pernah puas yaa sama benda satu ini, padahal bibirnya cuma 1.

Kali ini aku mau review salah satu lip product dari STUDIOMAKEUP yang bernama Veneer Lip Stain dengan shade Temptation. Lip product ini aku dapat dari Sociolla Box edisi bulan Mei, namun baru sempat review sekarang.

Saat pertama kali aku menerima lip product ini, aku sempat bingung dengan brandnya yang belum pernah aku dengar. Namun saat aku ke Jakarta pada bulan Juli kemarin, aku melihat store STUDIOMAKEUP di Grand Indonesia dan aku baru mengetahui kalau brand ini merupakan brand dari luar negeri. Bagi kamu yang juga belum pernah mendengar brand ini, berikut deskripsi singkat yang aku kutip dari website Sociolla :
STUDIOMAKEUP is an American cosmetic brand, living with cosmopolitan style that based in Florida. Currently STUDIOMAKEUP already spread in more than 20 countries all over the world offering beauty concept with advanced technology and premium quality. Studiomakeup also design based on the glamourous and its affordable price.
STUDIOMAKEUP has been used by pro makeup artist that could easily create natural, wild, and glamour look. STUDIOMAKEUP aims to develop a makeup line that is ready to meet the needs of women to produce professional look. 
It's not what's hot right now, it's what works now. STUDIOMAKEUP directs the women to become professional makeup for herself in an easy way.


Dari segi packaging, Veneer Lip Stain ini baik botol dan kotaknya didominasi dengan warna hitam dan ada garis transparan pada botolnya yang menunjukkan warna apa yang ada didalamnya. Bentuknya juga mungil sehingga "tidak makan tempat". Isinya 2ml (0.06 fl oz), jadi engga terlalu mubasir buat kamu yang jarang menggunakan satin lipstick namun ingin mengoleksi. Aplikator dari Veneer Lip Stain ini juga menurutku pas, sehingga memudahkan dalam pengaplikasiannya.

Dari segi tekstur, Veneer Lip Stain ini sangat creamy, sangat berbeda dengan namanya "Stain" yang pada umumnya berwujud cair. Walaupun teksturnya yang creamy, tidak membuat lip product ini terasa lengket di bibir dan juga tidak membuat bibir menjadi kering. Lip product ini juga sangat pigmented, sekali ulas warnanya langsung terlihat jelas. Hasil akhirnya satin finish, jadi buat kamu yang lagi jenuh pakai lip product yang matte finisih bisa coba ini ya. Untuk wanginya cukup unik, sampai aku bingung menyebut wanginya apa hahaha.




Dari segi ketahanan, lip product ini bisa tahan lebih dari 8 jam. Masih sedikit transfer namun product di bibir hanya memudar sedikit. Oh iya, Veneer Lip Stain ini akan expired 36 bulan setelah pertama kali digunakan ya, cukup lama bila dibandingkan dengan lip product dari luar negeri yang lain yang hanya bertahan sekitar 18 bulan.

Warna-warna yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari nude yang soft hingga dark plum yang bold. Untuk shade Temptation yang aku miliki ini sangat cocok digunakan oleh semua warna kulit. Shade ini juga bisa memberikan kesan wajah yang lebih cerah dan ceria. Shade Allure dan Magnetic juga cocok untuk dipakai sehari-hari.

Untuk harganya, Veneer Lip Stain ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 195.000. Namun jika kamu membeli lip product ini di Sociolla, kamu bisa mendapatkan diskon sebesar 20% sehingga harganya menjadi Rp 156.000. Harganya cukup terjangkau bukan untuk brand dari luar negeri? 


Overall, aku cukup suka dan puas dengan lip product dari STUDIOMAKEUP ini. If you're looking for a satin lipstick, I  recommend you to buy this one. Semoga review ini membantu kamu yang penasaran dengan lip product ini yaa. Have a great day!

Saturday, October 1, 2016

#Review Four Facial Wash Products from Drugstore; Is It Worth the Hype? (Hada Labo, Pond's, Acnes)

Hada Labo Shirojyun, Hada Labo Tamagohada, Pond's Acne Solution, Acnes Creamy Wash

Halo! Post kali ini aku mau review beberapa facial wash yang sempat hype akhir-akhir ini. Sampai saat ini aku masih belum menemukan facial wash yang cocok banget buat aku. Itu makanya aku sering gonta-ganti facial wash. Selain itu, facial wash juga termasuk skincare yang wajib aku pakai dua kali sehari, makanya cepat habis deh hehehe.

Sebelumnya aku mau kasih tau dulu nih gimana jenis dan kondisi wajah aku. Kulit wajahku termasuk kulit yang berminyak, namun terkadang suka kering pada beberapa bagian seperti di daerag cuping hidung dan kelopak mata. Selain itu, wajahku juga berjerawat dan ada beberapa bekas jerawat yang belum hilang. Jadi buat kamu yang punya jenis dan kondisi kulit wajah sepertiku, kamu bisa coba beberapa facial wash di bawah ini. Namun apa yang cocok sama wajahku, belum tentu cocok juga sama kamu yaa. Prinsip aku sih kalau belum coba, gimana kita tau produk ini bakal cocok apa engga sama kita, iya kan? :p

Sebelum aku membeli suatu produk, aku pasti cari tau terlebih dahulu tentang produk tersebut. Entah dari baca review orang atau tanya sama teman yang sudah pernah pakai. Biasanya juga aku suka kemakan iklan sih *DUH*. Nah berikut 4 facial wash "hype"  yang bisa kamu coba.

1. Hada Labo Shirojyun
Menurut sumber yang aku baca, facial wash ini cukup cocok untuk wajah berminyak, menghilangkan jerawat, dan bisa mencerahkan juga. Aku beli ini di Giant (untuk di Palembang, cuma baru ada di supermarket dan drugstore). Untuk harganya aku lupa, kayaknya dibawah 20rb-an deh. Facial wash ini baunya agak sedikit mengganggu buat aku yang sangat sensitif bebauan saat pagi hari (langsung mual kalau pagi-pagi nyium bau aneh hahaha). IMHO, kayak bau bubur nyaris basi. Namun lama-kelamaan aku terbiasa sama baunya. Kulit wajahku super lembab dan tidak ada efek "ketarik" setelah menggunakan produk ini. Sayangnya, setelah 1 jam cuci muka, wajahku langsung terasa berminyak. Setelah aku pakai Hada Labo Shirojyun ini sampai habis, aku engga merasakan efek jerawat yang berkurang maupun kulit wajah yang mencerah. Repurchase? I don't think so.

2. Hada Labo Tamagohada
Setelah tidak merasa puas dengan saudaranya, aku tetap penasaran dengan facial wash dari Hada Labo ini dan ingin mencoba tipe yang lain. Setelah baca sana-sini, Hada Labo Tamagohada ini dicap sebagai facial wash terbaik dari Hada Labo. Banyak yang cocok sama facial wash ini, terutama yang memiliki kulit wajah yang berminyak dan berjerawat. Segera aku mencari produk ini. Tapi sayangnya produk ini ternyata belum tersedia di Palembang. Alhasil ketika aku sedang pergi ke Medan, aku mencari produk ini di Guardian. Seingetku, seri Tamagohada ini sedikit lebih mahal dari seri Shirojyun. Mungkin harganya sekitar 25rb-an untuk ukuran yang kecil. Awalnya sempat takut baunya bakalan seperti yang seri Shirojyun, namun ternyata seri Tamagohada ini sama sekali tidak berbau! Setelah menggunakan produk ini juga tidak ada efek "ketarik" dan kemampuannya untuk menahan minyak juga lebih baik daripada seri Shirojyun. Agak sedikit mengurangi munculnya jerawat dan juga bisa membantu memudarkan bekas jerawat di wajahku. Cukup puas setelah menghabiskan satu tube Hada Labo Tamagohada ini. Repurchase? Of course! Tapi mungkin kalau sudah mudah didapatkan di Palembang yaa.

3. Pond's Acne Solution
Sebenarnya aku dari SMP udah sering gonta-ganti facial wash dari brand ini berhubung banyak tipenya, namun gaada satupun yang cocok sama aku. Kebanyakan facial wash dari Pond's ini bikin muka aku berasa "ketarik" sehabis penggunaannya. Namun baru-baru ini, Pond's Acne Solution ini ngebooming gitu. Banyak beauty blogger yang review produk ini. Claimnya sih bisa menghilangkan jerawat dalam 3 hari! Produk ini sepertinya sudah tersedia di seluruh minimarket maupun supermarket. Harganya relatif murah, sekitar 15rb-an. Kemakan iklan, aku coba deh produk ini. Baunya unik sih, tapi engga mengganggu. Efek yang aku rasa abis pakai produk ini, muka aku jadi berasa keset gitu. Which is I like it! Lumayan tahan lama juga dalam mengontrol minyak di wajah aku. Tapi, claimnya yang bisa menghilangkan wajah dalam 3 hari itu tidak bekerja di wajah aku :( sudah satu tube pun aku habiskan namun jerawatku masih suka muncul dan lama sekali menghilangkan satu jerawat. Bersyukurlah kalian yang jerawatnya mudah dijinakkan ya! Hahaha. Repurchase? Maybe yes, maybe no.

4. Acnes Creamy Wash
Last but not least, produk dari Acnes yang notabenenya produk yang diperuntunkan bagi yang memiliki wajah yang berjerawat, berhasil memikat mataku saat aku sedang mencari facial wash. Sebenarnya aku sudah pernah mencoba produk ini saat SMP / SMA, namun tidak memberikan efek membaik buat jerawatku. Namun, aku ingin mencoba lagi produk ini, siapa tau kali ini berhasil hehehe. Produk ini juga sama seperti Pond's yang mudah didapatkan dan harganya juga cukup terjangkau. Setelah menggunakan kembali produk ini, hasilnya tetap sama. Kulit masih berasa "ketarik" sesudah mencuci muka dan kurang bisa menahan minyak di wajahku. Untuk jerawatku juga tidak memberikan efek apa-apa. Repurchase? No.

Diantara 4 produk facial wash yang "hype" ini, aku lebih merekomendasikan kamu untuk mencoba Hada Labo Tamagohada. Walaupun masih belum membersihkan wajahku dari jerawat dan bekas jerawat, namun produk ini bisa membantu menguranginya sedikit demi sedikit.

Kalau menurut kamu, produk facial wash apa nih yang menjadi andalan kamu? Boleh dong share di kolom komentar di bawah ini. Siapa tau bisa aku coba juga! :)

Friday, July 22, 2016

Makeup Tutorial : Easy Makeup for Teens (with Emina Cosmetics)

Hello! It's been a long long time since last I posted here. In the past few months, I was sooo busy with my first year in university. Therefore, I couldn't update this dusty blog T_T

Setelah berkutat dengan ini-itu-nya kuliah, akhirnya aku bisa merasakan liburan yang sangat panjang. 2 bulan lebih aku jadi pengangguran. Setiap hari kuhabiskan dengan berleha-leha menikmati indahnya hidup tanpa rutinitas kuliah. Nonton TV, isinya sinetron which most of the casts are half-blooded teenagers. Bingung sih, nonton sinetron Indo tapi kok pemainnya pada orang asing. Apa mungkin abg yang kasep dan geulis udah pada gak minat main sinetron ya? I found it kind of funny, I found it kind of sad, masa abg-nya kesekolah makeup-an (alis tebal, mascara, lipstick). Mungkin maksudnya agar terlihat menarik saat di TV, namun aku rasa itu berlebihan dan sama sekali tidak natural :(

Bosan pun aku melihat-lihat isi Explore di Instagram. Ada 1 post yang menarik perhatianku. Post itu bertemakan OOTD yang dilakukan oleh seorang gadis. Gayanya oke, makeup-nya juga oke. Anak kuliahan sosialita banget pikirku. Lalu aku membuka Instagram perempuan itu dan I found the fact that she's just 11 years old. Aku langsung kilas balik ke masa-masa saat aku SD. Saat itu the only makeup that I used was baby powder and now 11 years old girl is wearing a full makeup (thick powder, contouring here and there, winked eyeliners, on-point eyebrows, and dark lipstick) when she's hanging out with her friends. Jujur aku bingung, inikah dampak dari globalisasi? Dampak dari abg yang ada di sinetron itu juga kah? Orang menjadi terlihat lebih tua dan itu sudah menjadi trend. 

Menggunakan makeup sebenarnya sah-sah saja, asal disesuaikan dengan umur. Jadi pada kesempatan yang sangat berharga ini (NO KIDDING), aku ingin berbagi sedikit tips makeup buat kamu yang masih remaja agar kamu engga terlihat seperti ibu-ibu sosialita!

Makeup Look for Teens

STEP 1: bersihkan terlebih dahulu wajah kamu dengan facial wash yang biasa kamu gunakan. Keringkan wajah kamu menggunakan handuk bersih atau tissue wajah (jangan menggunakan handuk yang biasa kamu pakai untuk mengeringkan tubuh, kita kan gak tau seberapa banyak bakteri yang ada disana). 

STEP 2: gunakan sun screen pada wajah dan leher kamu agar terlindungi dari sinar UV yang sangat berbahaya bagi kulit kamu. Pilih sun screen dengan SPF 30 atau yang lebih tinggi untuk perlindungan yang lebih baik ya.

STEP 3: aplikasikan bedak pada wajah dan leher secara merata agar warna kulit kamu tidak belang. Disini aku menggunakan City Chic CC Cake dari Emina Cosmetics dengan shade Butterscotch (Harga: Rp. 44,000).

STEP 4: agar wajah kamu terlihat merona, gunakan blush on di pipi kamu. Disini aku menggunakan Cheek Lit Cream Blush dari Emina Cosmetics dengan shade Peach (Harga: Rp. 30,000). Cara menggunakannya ambil sedikit cream blush lalu tap-tap ke pipi kamu hingga merata dan terlihat merona. Jangan lupa senyum yaa saat mengaplikasikannya karena bagian pipi kamu akan lebih terlihat dan pada bagian itulah yang kamu aplikasikan cream blush ini. Jika kamu mengaplikasikannya terlalu banyak, tambahkan saja bedak pada pipi kamu hingga warnanya natural.


STEP 5: terakhir, gunakan lipbalm yang berwarna atau lipstick creamy berwarna pink cerah. Hindari penggunaan lipstick matte dan warna gelap karena itu bisa membuat kamu terlihat lebih tua. Disini aku menggunakan My Favorite Things Lip Color Balm dari Emina Cosmetics dengan shade Socialite Queen (Harga: Rp. 48,000).


That's it. 5 langkah mudah untuk mendapatkan wajah yang terlihat lebih fresh namun tetap sesuai dengan umur. Riasan ini bisa kamu gunakan saat menghadiri pesta ulang tahun teman kamu atau sekedar hang out bersama teman. Jangan digunakan saat ke sekolah ya!

Oh iya, disini aku menggunakan produk-produk dari Emina Cosmetics karena menurutku brand ini sangat cocok untuk remaja. Selain itu  harganya juga terjangkau dan mudah didapatkan. Kamu bisa membeli produk-produk Emina Cosmetics di toko kosmetik terdekat atau secara online di Sociolla.


Kalau kamu biasanya pakai makeup apa aja sewaktu remaja? Yuk, boleh sharing di comment box dibawah ini!

Monday, December 14, 2015

Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN)

“Tamat SMA mau lanjut kemana?”

Itulah pertanyaan yang sering aku terima tahun lalu, saat aku menduduki tahun terakhirku di SMA. Banyak dari teman-temanku yang memasang target untuk menembus Universitas-universitas bergengsi dan terkemuka seperti UI, ITB, UGM, ITS, dan lain sebagainya. Karena besarnya persaingan, banyak juga yang melirik ke Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) seperti STAN, STIS, IPDN, dan Akpol. Sesungguhnya banyak benefit yang didapatkan jika menjadi mahasiswa PTK, seperti terbebas dari biaya kuliah, mendapat uang saku, dan setelah lulus terjamin pekerjaannya karena adanya ikatan dinas. Aku salah satu siswa yang tergiur untuk melirik PTK.

Saat mendaftar ke perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN, aku sudah pesimis untuk menembus Universitas yang aku pilih yaitu UI karena aku berasal dari sekolah swasta yang mayoritas mendapat kuota yang kecil untuk diterima di Univesitas negri. Papaku merekomendasikan sebuah PTK yaitu STSN karena ada salah satu temannya yang merupakan jebolan dari PTK tersebut. Disela waktu belajarku untuk mempersiapkan UAS dan UN, aku menyempatkan untuk mencari informasi seputar STSN. Ternyata STSN merupakan singkatan dari Sekolah Tinggi Sandi Negara yang berlokasi di Bogor.


Setelah aku melihat persyaratan umum pendaftaran di web SPMB STSN, aku bergegas melakukan pendaftaran online. Berikut persyaratan umum untuk mendaftar:
1. Warga Negara Indonesia.
2. Lulusan SMA jurusan IPA atau Madrasah Aliyah jurusan IPA.
3. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris (teori) masing-masing minimal 8 pada semester IV dan V.
4. Usia 17-21 tahun.
5. Sehat jasmani dan rohani.
6. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di STSN.

Setelah melakukan pendaftaran online, aku diminta untuk mengirim berkas umum seperti print out pendaftaran online, surat lamaran yang ditulis tangan, foto copy rapor yang dilegalisir, surat pernyataan sanggup tidak menikah selama pendidikan, foto copy kartu identitas diri, foto copy KK, dan pas foto. Selain itu ada juga berkas yang cukup membuat kesusahan seperti SKCK dari kepolisian, Surat Keterangan Sehat, tidak cacat fisik dan mental, tidak buta warna, tidak bertato, bebas HIV/AIDS dan bebas narkoba dibuktikan dari Dokter RS Pemerintah, Surat Keterangan Belum Pernah Menikah dari Kepala Desa/Kelurahan setempat. Untuk membuat surat tersebut aku terpaksa untuk membolos bimbel persiapan UN beberapa hari. Saran untuk teman-teman yang ingin mendaftar, uruslah segala berkas pada awal Maret agar tidak kerepotan seperti aku yang mendaftar saat sudah mepet karena biasanya pendaftaran online dibuka akhir Maret.

Tahap penerimaan yang pertama adalah seleksi administrasi yaitu seleksi pendaftaran online dan berkas-berkas yang sudah dikirimkan ke STSN. Puji Tuhan pada tahap ini saya lolos dan lanjut ke tahap kedua yaitu Tes Akademik. Sebelum Tes Akademik, peserta atau wali harus daftar ulang ke STSN. Saat itu aku berhalangan untuk daftar ulang langsung dikarenakan masih ada urusan di sekolah sehingga diwalikan oleh tanteku. 


Tes Akademik diadakan di Aula IPB dan materi yang diujikan adalah Matematika dan Bahasa Inggris. Perlu diketahui, tes ini hanya dilaksanakan di Bogor dan tidak seperti Tes PTK lainnya yang ada di daerah-daerah sehingga saat itu semua pendaftar STSN dari Sabang sampai Merauke berkumpul di Bogor. Sedikit berbagi cerita, ada pendaftar dari daerah yang sudah menginap di Bogor sejak mengetahui dirinya lulus tahap pertama. Saran untuk pendaftar yang lolos ke tahap tes akademik, jika tes masih dilaksanakan di IPB sebaiknya teman-teman sudah membooking penginapan saat melakukan daftar ulang karena kemarin saat aku sampai di daerah IPB ternyata hanya ada 1 penginapan terdekat dan nyaris full booked. Mengenai soal-soal yang diujikan, cukup belajar kembali materi-materi saat SMA dan jangan lupa berdoa ya!

Bagi teman-teman yang juga ingin mencoba tes PTK lainnya seperti STIS, kebetulan pada tahun lalu STIS melaksanakan tes sesudah tes akademik STSN berlangsung, saranku pilihlah lokasi tes STIS di Jakarta agar mengurangi biaya transportasi bagi teman-teman yang berasal dari luar daerah. Berdasarkan pengalamanku yang tergesah-gesah mengisi formulir STIS, aku memilih lokasi tes di Palembang, sehingga setelah melakukan tes STSN aku langsung pulang ke Palembang. What a waste, right? Hal tersebut aku lakukan karena pada awalnya aku pesimis akan maju ke seleksi tes STSN tahap selanjutnya. Pesanku percaya diri saja dengan usaha kamu dan tetap jangan lupa berdoa dan bersedekah!

Puji Tuhan aku masih lulus  seleksi tahap kedua dan lanjut ke tahap ketiga yaitu Tes Kompetensi Dasar yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Negara (seperti tes CPNS). Namun tes tersebut tidak jadi dilaksankan sehingga aku melanjutkan ke seleksi tahap keempat yaitu Tes Psikologi. Kali ini tes dilaksankan di Kampus STSN yang berlokasi di Sawangan. Sehari sebelum tes dilaksankan, aku berangkat dari Depok menuju Sawangan  menggunakan motor karena kondisi jalan saat itu macet sekali. Kesan pertama saat aku sampai di Sawangan adalah pelosok banget. Wajar kampus STSN dilokasikan di daerah yang cukup terpencil seperti ini (in my honest opinion) karena mahasiswa STSN harus ‘disterilkan’ dari dunia luar. 


Sama sekali tidak ada hotel maupun penginapan di daerah kampus STSN, sehingga peserta harus menginap di rumah-rumah warga. Untungnya masih ada rumah warga yang tersisa saat aku sampai disana. Harga menginap yang dipatok warga per harinya adalah Rp 50.000. Pemilik rumah yang aku tempati ini adalah seorang nenek yang sangatlah baik walaupun sudah cukup tua. Beliau menyediakan pisang goreng dan teh manis saat sore hari. Bertambah lagi pelajaran yang aku dapatkan saat menginap disini. Kehidupan warga di kampung sangatlah indah. Ibu-ibu berkumpul di teras rumah tempatku menginap sambil menikmati bertukaran makanan yang mereka bawa. Untuk Tes Psikologi ini aku mengrekomendasikan teman-teman untuk berlatih dari buku Bank Soal Psikotes karena banyak soal yang muncul saat tes tersebut. 


Selain berlatih konsentrasi dan daya berlogika kalian, jangan lupa istirahat dan tidur yang cukup  sebelum tes berlangsung. Saat tes berlangsung, aku cukup kerepotan dalam mengerjakan soal-soal yang bisa dibilang cukup menguras energi. Teman-teman harus mengerjakan soal-soal psikotes dalam 4 hingga 5 jam non-stop tanpa ada break time. Kuncinya adalah konsentrasi. Disini juga teman-teman akan diberikan soal mengenai alasan kamu mau masuk STSN, deskripsikan kepribadian kamu (kekurangan dan kelebihan kamu, dan soal-soal yang menurutku akan menguji kesetiaanmu kepada STSN.  Jangan lupa untuk menjawab soal tersebut dengan jujur dan apa adanya ya!

Sayang sekali perjuanganku di STSN hanya berhenti sampai Tes Psikologi. Masih ada 3 tahap seleksi lagi yaitu Tes Kesehatan dan Kebugaran (tes di rumah sakit dan tes olahraga seperti lari, push up, sit up), Tes Wawancara, dan Pantukhir. Cukup sedih harus berhenti disini karena aku sudah cukup mempersiapkan diri untuk Tes Kesehatan dan Kebugaran dengan push up dan sit up setiap pagi dan jogging setiap sore. Sejak kecil aku ingin menjadi detektif atau agen FBI karena sering menonton Detective Conan, Sherlock Holmes, dan NCIS sehingga aku ingin sekali masuk STSN. Namun inilah rancangan Tuhan. Tuhan tidak tega melihat mamaku akan kehilangan putrinya. Loh kok gitu? Menurut cerita yang mamaku dapatkan saat berkumpul dengan orangtua peserta lainnya, lulusan STSN yang akan didinaskan harus bersedia namanya dihapus dari KK, seperti menghilangkan identitas asli kita dan mendapatkan identitas baru layaknya seorang detektif hahaha. Sungguh mengerikan memang, namun jika sudah menjadi passion semua pasti bisa dihadapi, kan? Additional, selama mengikuti pendidikan, teman-teman akan benar-benar diasingkan dari dunia luar. Tahun pertama teman-teman diharuskan untuk tinggal di asrama STSN dan tidak bisa berkomunikasi dengan orang luar (even your parents!). Orangtua juga tidak bisa sembarangan untuk masuk ke lokasi kampus dan menjenguk anaknya.

Cukup sekian pengalaman-pengalaman yang bisa aku bagikan. Bagi teman-teman yang berminat untuk mencoba mendaftar di STSN, go ahead.  Tapi sebelumnya, pikirkan dulu matang-matang sebelum mengambil keputusan ya. Soalnya menurutku lulusan STSN ini prospek kedepannya sangatlah bagus, but you have to risk your life. It’s all your choice!

To risk life to save a smile on a face of a woman or a child is the secret of chivalary. But a man may also be a patriot without risking his own life or sacrificing his health. Let your life hangs in the balance.

Sunday, February 9, 2014

Zalora

Hi! I got so busy these days. The teacher doesn't allow me indirectly to go out by giving me tons of task, such as making paper (till now, I have to make 3 papers from different subject), writing practicum reports, etc.
Since teens in my age will turn 17 this year, I will get some birthday party invitations. Therefore, I need more apparels in my wardrobe. It's impossible for me to do the shopping spree at the mall because of those bustles. But, Zalora makes it possible!
Zalora is the one-stop destination for all your fashion needs. This is what will you see when you open www.zalora.co.id :


Ya! You will get a free IDR 75K voucher just by filling that coloumn with your email. Beside you will get the voucher, you will also get a daily update of their product.

Here are 5 things I love about Zalora.
1. Various interesting bargaining and deals from various stores.
You can find more than 35.000 products from 600 brands with various prices. The price is affordable.
2. Free shipping fee.
Free shipping fee without minimal payment for Jabodetabek. Free shipping fee with minimal payment IDR 200K for Jawa, Sumatera, Kalimantan, and Bali. Free shipping fee with minimal payment IDR 300K for Nusa Tenggara and east Indonesia area.
3. Cash on delivery.
Some online shop has rule to settle down the payment within 24 hours. If you late to transfer the money, your purchase will be cancelled. I have been in that situation. When I couldn't go to the nearest ATM and I couldn't transfer the money from e-banking, I had to let the owner of the online shop cancelled my purchase and I have to waiting for the next pre-order. Fortunately, I don't really need that cloth in that moment. But how if I really need it because I have to wear it in the next 2 or 3 days? Thanks to Zalora for letting us to pay our purchase when it arrives!
4. Model's measurements.
I think this is the most important thing that shopping portal and online shop must have; model's measurements. I have experienced buying cloth from online shop and the cloth is oversized on me. It occured because I didn't ask the size of the cloth and I only saw the cloth's perfect on the model without knowing the height, hips, waist, and bust of the model. Thanks again to Zalora for giving us the info of model's measurements.
5. Make a wish. 
Last but not least, Zalora provide us a Wishlist. We can drop down our favorite products in Wishlist and they will email us the info about that product whenever it's on sale. Cool, isn't?

So, that's all what you guys should know about Zalora. In addition I am going to give you an outfit reference for Valentine's Day.
VeroModa - Leona Ls Ex3 Blazer

Saturday, January 18, 2014

Petrichor

Hello everyone! I swear it was October 10th, 2013 yesterday. How on earth it is already January 18th, 2014? what kind of black magic is it?! The time passes so quickly, right? As an amateur (fashion) blogger, I'm proud of my achievement in posting 16 posts in 2013. Hahaha!

Rain has been pouring the country since the end of 2013. The major flooding hitting Manado and Jakarta. Please pray for Indonesia :(

Rain water and some final tasks has been effecting my healthyness. My body shivers in the afternoon eventhough I don't turn on the air conditioner and even cover my body with thick blanket. Do you feel the same?

Nevertheless, I love the smell of rain; petrichor. When I was child, I would like to create parfume that smell like petrichor so I can smell it anytime and anywhere. Beside that, I can wear all my sweatshirts in this kind of weather. Sweatshirt is not as thick as sweater and not as thin as t-shirt.

If you're looking for some cute and dope sweathirts, you can get it at TakenaShop! :) 










"Take care of your body. It's the only place you have to live."
- Jim Rohn

Thursday, October 17, 2013

SMA Xaverius 1 Sekolah Terbaik di Palembang

Kebanyakan orang berkata bahwa masa SMA adalah masa-masa remaja yang paling indah. Namun menurut saya, it's so last century! Masa SMA lebih mengarah ke masa perjuangan bagi para remaja untuk masa depan yang indah. Seperti ada pepatah yang mengatakan, "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian."

Sekarang saya sedang mengenyam bangku pendidikan sekolah menengah atas di SMA Xaverius 1 Palembang. SMA Xaverius 1 Palembang biasa disebut Bangau karena terletak di Jalan Bangau No. 60/1258, Palembang, Sumatera Selatan.
SMA Xaverius 1 Palembang

Suatu sekolah dikatakan baik bukan hanya karena memiliki bangunan, fasilitas, dan tenaga pengajar yang baik, namun juga harus dapat menciptakan dan megembangkan penerus bangsa yang baik pula. SMA Xaverius 1 Palembang merupakan sekolah terbaik di Palembang karena siswa-siswi di SMA Xaverius 1 Palembang telah menyabet segudang prestasi di bidang akademik maupun non-akademik tingkat daerah hingga internasional.